Sunday, December 30, 2012

BKC Riau Moment @ Serang Banten











BACA SELANJUTNYA di - BKC Riau Moment @ Serang Banten

Sunday, December 23, 2012

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Bhakti Karsha Citra 2012

Bandung Karate Club (BKC) mengadakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Bhakti Karsha Citra 2012 yang diadakan di stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Serang - Banten pada tanggal 17-24 Desember 2012 yang diawali dengan berbagai kegiatan pendahuluan termasuk Musyawarah Nasional Bandung Karate Club se-Indonesia. Kegiatan Kejurnas tanggal 20 Desember 2012 dibuka jam 10 oleh Ketua Umum (ketum) BKC Pusat, Syarif Bastaman. Pada kesempatan ini atlet BKC Riau yang berjumlah 10 orang pun turut serta bersams 2.500 peserta lsin dari 15 Provinsi.

Peragaan Gerak Rasa (tenaga dalam) menjadi salah satu acara yabg dinantikan peserta karena acara ini langsung diperagakan oleh Kang Iwa yang merupakan pendiri perguruan ini. Walau tidak nampak sepuh, kang iwa yang bernama asli Iwa Rahadian Arsanata, terlihat sangat tangguh dengan umurnya yang semakin tua.

"Perguruan BKC ini memiliki keunikan dibandingkan perguruan karate lainnya. BKC menggabungkan antara gerakan karate dengan unsur tradisional yang disebut "Gerak Rasa", atau ilmu tenaga dalam yang biasa disebut pada perguruann silat", demikian dijelaskan oleh Ketua Staf Pelatih (kastafpel) Riau, Tarzan Ys. Simarmata, S.Sos (Dan VI-AGD/Anggota Dewan Guru) yang pada kesempatan itu didampingi oleh Heflin Lazuardi, Pengcab Kota Pekanbaru, mewakili Ketua Tim Official BKC Riau, H. Ardiansyah Tanjung, S.Sos.

Ketua Tim Official, H. Ardiansyah Tanjung, S.Sos
menyerahkan baju seragam untuk atlet BKC Riau,
yang diterima oleh Ketua Staf Pelatih (kastafpel) Riau, Tarzan Ys. Simarmata, S.Sos (Dan VI-AGD)

Walau atlet BKC Riau belum berhasil meraih kemenangan dari 11 pertandingan baik dari "kata" maupun "komite", tapi atlet Riau tetap semangat dan pantang menyerah.

"Kekalahan itu kemenangan yang tertunda dengan maksud bahwa atlet Riau harus lebih banyak berlatih dan harus mendapatkan dukungan instansi terkait baik dari Forki, Koni, Dispora maupun pihak swasta", demikian jelas Heflin.

"Kami, atlet BKC Riau dan tim official serta pengurus tetap menjunjung tinggi sportivitas olahraga", lanjut Heflin.

BACA SELANJUTNYA di - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Bhakti Karsha Citra 2012

Tuesday, December 18, 2012

Bandung Karate Club (BKC) Riau Ikuti Kejurnas Karate Bhakti Karsha Citra 2012

Bandung Karate Club (BKC) Riau dengan kekuatan 10 atlet akan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Bhakti Karsha Citra 2012 di Serang-Banten pada 17-24 Desember mendatang. Ke-10 atlet ini terdiri dari 5 Kadet Senior, 2 Komite Kadet, 2 Komite Pemula, 2 Kata Kadet. Hal ini disampaikan oleh H. Ardiansyah Tanjung, S.Sos selaku Ketua Tim Official dan Atlet (15/12). “Kita akan mengharumkan nama Riau pada kejuaraan ini”, lanjut Ardiansyah.

Bandung Karate Club termasuk Bandung Karate Club (BKC) Riau ini sendiri bernaung di bawah Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki). Sedangkan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Bhakti Karsha Citra 2012 ini adalah merupakan program kerja perguruan yang dilaksanakan 2 tahun sekali dalam rangka mengevaluasi program pembinaan anggota secara menyeluruh, baik kepengurusan, kepelatihan dan atlet itu sendiri.

Ardiansyah melanjutkan, “Kegiatan ini mendukung Undang-undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional Indonesia, yang salah satunya mengatur tentang kegiatan atau kejuaraan cabang olahraga prestasi. Dalam hal ini tidak terlepas dari adanya Surat Keputusan Mendiknas, Mendagri dan KSAD tentang kejuaraan-kejuaraan Karate, O2SN, Piala Mendagri dan Piala KSAD”.

Riau telah beberapa kali mengadakan kegiatan besar olahraga seperti PON XVIII 2012, AFF U-22 2012, dan nantinya Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 mendatang, maka semangat juang olahraga para atlet Riau makin membara dengan potensi yang ada serta pembinaan dan pelatihan yang telah dilakukan.

Diharapkan Kejurnas antar BKC itu, juga akan menjadi ajang silaturahmi dan ajang tolak ukur bagi atlet yang selama ini ditempa dengan latihan yang tepat serta dengan pola latihan yg sistimatis dan terencana yang dilakukan sebelumnya, ajang tersebut menjadi tolak ukur dalam pertandingan.

Sportivitas yang akan mengharumkan nama negeri Riau dengan semakin banyak kejuaraan, semakin banyak evaluasi dan semakin banyak pengembangan.
BACA SELANJUTNYA di - Bandung Karate Club (BKC) Riau Ikuti Kejurnas Karate Bhakti Karsha Citra 2012

Tuesday, November 22, 2011

DPR Miliki Agenda Siluman

JAKARTA - Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat diduga memiliki agenda tersembunyi dengan memanfaatkan kisruh seputar formulir laporan kekayaan calon pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi. "Kelihatannya ada agenda lain," kata anggota Komisi Hukum dari Partai Amanat Nasional, Teguh Juwarno, setelah rapat dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin di gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Teguh menganggap kengototan teman-temannya di Komisi untuk menghadirkan mantan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, yang juga bekas Ketua Panitia Seleksi Calon Pemimpin KPK, dalam rapat kerja hari ini hanya alasan yang dicari-cari.

Rapat Komisi Hukum dengan Amir kemarin ditunda lantaran Komisi menginginkan kehadiran Patrialis. Rapat akan dilanjutkan sekitar pukul 13.00 WIB siang ini dengan menghadirkan Patrialis. Tujuan sebenarnya pertemuan ini adalah memverifikasi formulir harta kekayaan calon yang dianggap kedaluwarsa. Formulir itu masih mencantumkan pemimpin KPK periode lalu, antara lain Taufiequrachman Ruki dan Erry Riyana Hardjapamekas.

Ketua Komisi Hukum Benny K. Harman mengakui akan ada agenda lain dalam rapat hari ini, di samping soal formulir kedaluwarsa. "Kami ingin tahu mengapa panitia seleksi membuat perankingan calon," ucap politikus Partai Demokrat ini. Pendapat Wakil Ketua Komisi Hukum dari Partai Keadilan Sejahtera, Nasir Djamil, idem dito. Adapun politikus Partai Golkar, Nudirman Munir, mengatakan, "Perankingan itu enggak bener."

Pada medio Agustus silam, panitia seleksi menghasilkan delapan calon pemimpin KPK yang diberi peringkat berdasarkan angka penilaian. Mereka adalah Bambang Widjojanto, Yunus Husein, Abdullah Hehamahua, Handoyo Sudrajat, Abraham Samad, Zulkarnaen, Adnan Pandu Praja, dan Aryanto Sutadi.

FEBRIYAN | JOBPIE S

JAKARTA - Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat diduga memiliki agenda tersembunyi dengan memanfaatkan kisruh seputar formulir laporan kekayaan calon pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi. "Kelihatannya ada agenda lain," kata anggota Komisi Hukum dari Partai Amanat Nasional, Teguh Juwarno, setelah rapat dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin di gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Teguh menganggap kengototan teman-temannya di Komisi untuk menghadirkan mantan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, yang juga bekas Ketua Panitia Seleksi Calon Pemimpin KPK, dalam rapat kerja hari ini hanya alasan yang dicari-cari.

Rapat Komisi Hukum dengan Amir kemarin ditunda lantaran Komisi menginginkan kehadiran Patrialis. Rapat akan dilanjutkan sekitar pukul 13.00 WIB siang ini dengan menghadirkan Patrialis. Tujuan sebenarnya pertemuan ini adalah memverifikasi formulir harta kekayaan calon yang dianggap kedaluwarsa. Formulir itu masih mencantumkan pemimpin KPK periode lalu, antara lain Taufiequrachman Ruki dan Erry Riyana Hardjapamekas.

Ketua Komisi Hukum Benny K. Harman mengakui akan ada agenda lain dalam rapat hari ini, di samping soal formulir kedaluwarsa. "Kami ingin tahu mengapa panitia seleksi membuat perankingan calon," ucap politikus Partai Demokrat ini. Pendapat Wakil Ketua Komisi Hukum dari Partai Keadilan Sejahtera, Nasir Djamil, idem dito. Adapun politikus Partai Golkar, Nudirman Munir, mengatakan, "Perankingan itu enggak bener."

Pada medio Agustus silam, panitia seleksi menghasilkan delapan calon pemimpin KPK yang diberi peringkat berdasarkan angka penilaian. Mereka adalah Bambang Widjojanto, Yunus Husein, Abdullah Hehamahua, Handoyo Sudrajat, Abraham Samad, Zulkarnaen, Adnan Pandu Praja, dan Aryanto Sutadi.

sumber :
http://www.korantempo.com/
Wednesday, 23 November 2011
FEBRIYAN | JOBPIE S
BACA SELANJUTNYA di - DPR Miliki Agenda Siluman

APBD-P Pekanbaru 2011 Diserahkan ke Gubri

PEKANBARU-PJ. Walikota DR.H.Syamsurizal, SE.MM boleh bernafas lega. Pasalnya, RAPBD-P 2011 telah disetujui DPRD Kota Pekanbaru, Jumat lalu.
Sedangkan, Senin (7/11) hari ini, Pemko akan menyerahkannya kepada Gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk diminta persetujuannya.

"Pemko yang mengajukannya ke Gubri paling lama tiga hari, jadi Senin ini sudah bisa diserahkan ke Gubri untuk diminta persetujuannya. Karena ini sifatnya hanya perubahan, jadi tidak begitu memakan waktu untuk pembahasannya," kata Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Desmianto, kemarin.

APBD-P tersebut, menurut Desmianto tidak terlalu banyak terjadi perubahan. Hanya Rp90 miliar dan diharapkan secepatnya pihak Pemprov dapat mengevaluasi dan menyetujui.

"Tidak terlalu banyak perubahan, hanya sekitar Rp90 miliar saja. Jadi saya rasa secepatnya bisa direvisi dan keluar hasilnya. Karena semua serba mendesak, apalagi sekarang DPRD sedang melakukan pembahasan 13 Ranperda. Waktu hanya tinggal dua bulan lagi," jelasnya.

Sementara itu, Penjabat Walikota Pekanbaru, Syamsurizal mengaku lega dengan selesainya pembahasan Ranperda APBD-P tersebut. Pasalnya selama ini dia dianggap sebagai Penjabat yang tidak mampu melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) karena anggaran PSU tidak ada.

"Tudingan dari masyarakat terjawab sudah, kita berkomitmen melaksanakan PSU ini. Dalam APBD-P 2011 ini sudah kita masukkan anggaran PSU sebesar Rp10,2 miliar," jelas Syamsurizal.

Setelah selesai melakukan pembahasan APBD-P tersebut, menurut Syamsurizal pihak Pemko akan segera melakukan pembahasan APBD murni sebelum memasuki tahun 2012.
"Dengan disetujuinya Ranperda APBD-P tersebut, kita akan secepatnya melakukan penyusunan APBD murni 2012, kalau bisa sebelum masuk tahun 2012 APBD murni sudah bisa juga direstui Pemprov," harapnya. (PDE)

sumber :
http://pekanbaru.go.id/berita/1/1216/apbd-p-pekanbaru-2011-diserahkan-ke-gubri/
BACA SELANJUTNYA di - APBD-P Pekanbaru 2011 Diserahkan ke Gubri

Pemko Pekanbaru Tetapkan Kenaikan UMK

PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru menetapkan kenaikan UMK tahun 2012 dari Rp. 1.135.000 menjadi 1.260.00 perbulannya.

Penetapan itu setelah proses perundingan dengan tripartit antara APindo, Pemerintah serta serikat buruh. Dari itu Dewan pengupahan Kota Pekanbaru memutuskan Umpah Minumum Kota (UMK) di Pekanbaru tahun 2012 naik sebesar 125 Ribu Rupiah.

" SK itu sudah di teken oleh pejabat walikota Pekanbaru dan saat ini sudah di meja gebernur Riau HM. Rusli Zainal untuk di setujui," Kata Kepala Dinas tenaga Kerja Kota Pekanbaru Pria Budi Selasa (8/11/11).

Dikatakannya, jika sudah disetujui gubenur, bulan Januari 2012 besok UMK ini sudah harus diterapkan oleh semua perusahaan swasta yang ada, jika mereka melanggar maka akan kita ambil tindakkan

" Kalo telah di setujui tentunya semua perusahan swasta harus menerapkannya, jika tidak ada tindakan tegas yang diberikan," kata Pria Budi.

Sementara itu dikomfirmasi Pejabat Walikota Pekanbaru Syamsurizal, membenarkan kenaikan UMK di tahun 2012 seeprti yang dinyatakan oleh kepala dinas Tenaga Kerja Pria Budi,

" Benar SK penetapan UMK 2012 sudah saya teken, dan saat ini sudah diserahkan ke gubernur, tinggal menunggu persetujuan dari beliau saja. Kita harapkan dengan adanya kenaikkan UMK, dapat, membuat para pekerja menjadi lebih semangat. ' kata Syamsurizal.

Syamsurizal juga meminta kepada Dinasker terus melakukan pemantauan pelaksanaan UMK, disetiap perusahaan, kalau ada yang melanggar tindak tegas, jangan ada kompromi. Sebab besaran UMK ini, sudah melalui kesepakatan bersama," Disnaker harus tegas dan terus melakukan pemantauan , jangan ada kompromi jika ketahuan tentunaya ada sangsi yang diberikan," tutup Syamsurizal.(PDE)

sumber :
http://pekanbaru.go.id/berita/1/1217/pemko-pekanbaru-tetapkan-kenaikan-umk/
BACA SELANJUTNYA di - Pemko Pekanbaru Tetapkan Kenaikan UMK

Dana PNPM Pekanbaru Ditargetkan Rp 16,4 M di Tahun 2012

PEKANBARU - Dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat yang diterima Kota Pekanbaru di tahun 2011 mencapai Rp 12.9 Miliar.Sedangkan untuk tahun 2012 nantinya ditargetkan naik menjadi Rp. 16,4 Miliar.

" Dana yang sudah pasti sebesar Rp 8,395 Miliar dari APBD 2012 sebesar Rp. 2,145 miliar dan APBN sebesar Rp6,250 Miliar. Kita berupaya mengusulkan lagi sebesar Rp8 miliar ke Pusat untuk program Penataan Lingkungan Pemukiman Berbasis Komunitas (PLPBK), sehingga total dana PNPM 2012 sebesar Rp 16,4 miliar." kata Rusmani Said, Koordinator PNPM Mandiri Kota Pekanbaru beru baru ini.

Rusmani mengatakan, Dana PNPM sebesar Rp. 8 Milyar ini di usulakn langusng ke Pusat secepatnya. Sedangkan untuk program PLPBK, sudah dilakukan saat ini, dan telah membentuk tim penilaian seleksi PLPBK, Di 12 Kecamtan yang ada di kota pekanbaru. Diharapkan pusat mendapatkan gambaran yang jelas mengenai program yang sedang diusulkan.

" Program PLPBK sudah berjalan saat ini, kita berharap program yang kita usulkan ini, bisa menajadi gambaran dari pusat untuk bisa memberikan dana tambahan, " katanya.(PDE)

sumber :
http://pekanbaru.go.id/berita/1/1221/2012-dana-pnpm-pekanbaru-ditargetkan-rp-164-m/
BACA SELANJUTNYA di - Dana PNPM Pekanbaru Ditargetkan Rp 16,4 M di Tahun 2012